Jualan fisik di industri musik belakangan kian mengalami penurunan. Bahkan disinyalir bila terus terjadi maka kebangkrutan siap dirasakan para pihak yang berkaitan dengan musik. Berbagai cara dan siasat dicari agar industri ini terus berjalan. Salah satunya dengan ring back tone (RBT).
Awal pemunculan cukup menjanjikan lantaran sulit dibajak. Tetapi akhirnya RBT pun dibajak melalui situs yang membebaskan pengguna mengunduh lagu yang disuka.
Melihat kenyataan tersebut di sela-sela kepadatan mengisi program musik di beberapa teve, band Cannonball pun merasa perlu membuat terobosan yakni dengan kuis berhadiah. Sayangnya ide tersebut masih wacana lantaran belum dibicarakan pada pihak yang berhubungan.
"Kebetulan ada program musik teve yang menayangkan chart tiap hari. Chart sendiri dipilih masyarakat melalui sms. Nah, rencananya siapa yang memilih tersebut akan diundi lalu mendapatkan hadiah dari kami," kata sang vokalis Siska Mirano.
Ditemui di kantor label dengan ratusan artisnya ini, Siska, begitu disapa, mengaku solusi RBT untuk meraup keuntungan memang menjanjikan. Apalagi dengan naik turun panggung di program TV yang berbeda setiap hari. Namun hal itu bukan sesuatu yang dapat dibanggakan. Sebab dengan tampil maksimal melalui karya secara live di depan masyarakat itulah keinginan Cannonball sebenarnya.
"Kalau RBT banyak percuma karena kami band yang besar dari panggung. Kami mau masyarakat menghargai dan menikmati karya," pungkasnya dan kali ini diangguki Ade Yotolemba (gitar), Tyo (gitar), Jotey (bass) dan Kiki Mirano (drum), Kamis (22/04). (kpl/dis/npy)
Kapanlagi.com - Sabtu, 24 April















Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.