Minggu, 02 Januari 2011

BISNIS HP MURAH AKAN TERUS BERINOVASI

Prospek usaha dari bisnis HP murah ke depan akan sangat ketat dalam arti fitur HP akan sangat memanjakan konsumen, mulai dari paket bundling internet, tarif operator, sedangkan harga akan tentatif. Para pemilik merek HP (ven-dor) biasanya memiliki mata rantai pemasaran dari dealer, kemudian ke distributor atau agen, lalu ke reseller atau toko. Bagi calon peJaku UKM, bisa memilih usaha sebagai toko pengecer (reseller) sebagai jaringan pemasaran terakhir yang memasarkan HP kepada konsumen dengan keuntungan bersih yang didapat dari penjualan berkisar Rp 20.000 per unit HP. Satu lagi peluang usaha yakni di bidang layanan servis/repair handphone murah yang menjanjikan bagi pemula calon UKM. Prospek usaha sebagai reseller maupun servis handphone sudah pasti akan sanqat marak di daerah, dan sebagai sumber rezeki lain dari wirausaha muda yang memiliki potensi keterampilan untuk servis handphone. Maraknya HP murah yang umumnya ketuaran dari China ini karena kebijakan pemerintah mempermudah bagi importir HP untuk mengimpor HP murah butan China. Apalagi HP murah tersebut tidak dikenakan bea masuk. Meski dari segi bea masuk teiah 0%, namun Sertifikasi Alat dan Perangkat Telekomunikasi tetap harus dilakukan.

Di sisi lain pasar untuk HP murah tersebut memang kenyataannya tumbuh subur di masyarakat kita. Tren perkembangan HP murah ini ke depan, di daerah (luar Jakarta dan Jawa) adalah HP China akan banyak dipilih. Apalagi pengguna tidak terlalu penting menggunakan layanan push mail selain style. Munqkin seiauh ini HP China murah masih mengikuti brand yang telah bagus pemasarannya alias meniru modifikasi, namun ke depan HP Murah terutama dari China akan lebih berinovasi. Menyoal strategi pemasaran yang dilakukan oleh para importir atau produsen lokal HP murah, ada yang menjual HP tak hanya di konter namun juga di mobil. Seperti produsen lokal Esia yang menjual HP dari mobil Esia dengan atributnya di pinggiran jalan raya di Jakarta, dan ke depan bisa mengarah ke bundling dengan usaha waralaba seperti Indomaret, Alfamart, Lotte, dan lain-lain.

Pelaku usaha juga perlu melakukan trik pemasaran dengan menyediakan stok handphone tak perlu dalam jumlah banyak. Cukup dua unit handphone murah untuk beberapa merek yang sedang laku di pasaran, dengan tambahan tulisan atau spanduk cukup besar di konter, mengenai merek-merek yang sedang diminati. Dan yang tak kalah penting adalah pelaku usaha dalam menjual handphone perlu menye-diakan jasa servis sebagai nilai tam-bah bagi konternya. Cukup dengan membeli peralatan software untuk servis antara lain dari Megatech. com di Harco Mangga Dua Lan-tai 3 Jl. Raya Mangga Dua Jakarta Utara dan memiliki keterampilan servis handphone, pelaku usaha bisa memiliki tambahan pemasukan dari jasa servis ini.

Banyaknya merek-merek HP China yang masuk ke pasar lokal tidak akan menimbulkan kejenuhan dan perang harga, malah akan semakin dinamis untuk penjualan dan me-nambah banyak wirausaha muda. Kendala utarna dalam bisnis ini adalah masalah after sale service atau layanan purna jual sampai ke pelosok daerah. Masalah purna jual ini perlu terus diperbaiki, misalnya dengan menambah jumlah service center.

Title Post:
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Author:

Terimakasih sudah berkunjung di blog SELAPUTS, Jika ada kritik dan saran silahkan tinggalkan komentar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

  © Blogger template Noblarum by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP  

ad8d337c32e240c9ae465ea741f05202 submit to reddit