Senin, 28 Februari 2011

HUBUNGAN IIMU ADMINISTRASI DENGAN ILMU-ILMU LAIN

Hubungan IImu Administrasi dengan Ilmu-Ilmu Lain

Sebagai suatu ilmu pengetahuan, administrasi dan manajemen tidak lepas dari ikatannya dengan ilmu-ilmu sosial lainnya. Secara substantif dan taksonomis, terdapat kaitan yang erat antara ilmu administrasi dan ilmu-ilmu yang lain. Adapun ilmu-ilmui sosial yang mempunyai hubungan erat dengan ilmu administrasi ialah sebagai beri kut.


Ilmu Hukum, yaitu suatu cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari norma-norma dan kaidah-kaidah yang hidup di dalam masyarakat. Kelangsungan hidup yang teratur serta perkembangan yang dinamis dari administrasi, hanya dapat dijamin apabila ia taat pada hukum tertulis atau tidak tertulis yang berlaku. Ihnu Ekonomi, suatu ilmu yang mempelajari kebutuhan manusia yang selalu tidak terbatas dengan alat-alat pemuasan yang selalu terbatas. Administrasi pun bergerak atas prinsip yang sama karena tujuan organisasi pada hakikatnya tidak terbatas sedangkan sumber-sumber yang tersedia—atau mungkin tersexlia selalu terbatas. Ditinjau dari segi tujuan dan alat ini antara ilmu ekonomi dan i I mu administrasi berbeda hanya ditinjau dari segi objeknya saja. Ihnu Politik, yaitu suatu ilmu yang mcmpelajari percaturan kekuatan dan kekuasaan dalam masyarakat. Pada dasamya administrasi adalah policy execution. Policy yang dimaksud di sini adalah kebijaksanaan dari pihak penguasa yang dirumuskannya sesuai dengan kondisi politik yang dihadapi. Leonard D. White, dalam bukunya Introduction to the Study of Public Administration, pernah berkata bahwa: apabila politik berakhir, adnzinistrasi pun mulai. Dengan demikian, administrasi harus melekatkan dirinya kepada politik karena yang satu merupakan kontinuasi dari yang lain. Sejarah, yang menyelidiki keseluruhan tindakan-tindakan manusia di masa-masa yang lalu. Para sarjana administrasi dan manajemen hanya akan berhasil melaksanakan tugasnya apabila mereka mengetahui sejarah secara mendalam. Manfaatnya ialah untuk dapat menarik pelajaran dan pengalaman masyarakat, bangsa, dan pemerintahan yang lalu agar segi-segi positifnya dapat lebih dikembangkan lagi dan segi-segi negati fnya tidak terulang kembali. Sosiologi, yakni ilmu yang mempelajari tata bermasyarakat. Sangat erat hubungannya dengan kegiatan administrasi dan manajemen karena administrasi berdarma bakti kepada masyarakat, baik masyarakat kecil dalam lingkungan suatu organisasi, maupun masyarakat sebagai keseluruhan. Atztropologi, yang sebagaimana diketahui mempelajari tindak-tanduk individu dalam masyarakat. Telah berulang kali ditekankan bahwa manusia merupakan unsur terpenting di dalam suatu organisasi dalam rangka usaha pencapaian tujuan. Jika demikian halnya secara logis jelas terl ihat adanya persamaan objek kedua ilmu pengetahuan ini, hanya approach dan metode analisis yang berbeda. Etnologi, yaitu ilmu yang mempelajari sifat, kebudayaan dan adat istiadat suatu bangsa. Perlu pula diketahui oleh ahli administrasi terutama mereka yang berkecimpung dalam kegiatan intemasional (baik di bidang kenegaraan maupun di bidang pemiagaan). Sasarannya ialah untuk mengetahui sifat-sifat, kepribadian. kelemahan-kelemahan, dan temperamen bangsa lain itu karena dengan mengetahui hal-hal tersebut sifatnya untuk menggerakkan mereka akan menjadi lebih mudah. lInzujiwa (psikologi), yaitu iliiiu yang mempelajari kej iwaan seseorang. Seseorang hanya dapat digerakkan dengan baik apabila administrator yang menjadi atasannya mengenal jiwa orang tersebut. Kejiwaan itu dapat dipelajari melalui ilmu jiwa terutama ilmu jiwa umum, psikologi industri, dan psikologi sosial. Statistik, yaitu ilmu tentang data dan angka-angka. Salah satu tugas terpenting dari seorang administrator dan/atau manajer ialah mengambil keputusan. Keputusan yang diambil harus tepat, praktis, dan dapat dilaksanakan. Untuk memenuhi syarat-syarat keputusan yang demikian seorang administrator dani atau manajer perlu memiliki data dan informasi yang lengkap, up to date, dapat dipercayai dan tersusun dengan sistematis.


Pengumpulan, pengolahan, dan penyimpanan data dan informasi yang demikian itu dapat dilakukan melalui penggunaan statistika. 10. Infomatika, telah dimaklumi bahwa perkembangan teknologi perlu dimanfaatkan dalam menerapkan prinsip-prinsip ilmu pengetahuan, tidak terkecuali administrasi dan manajemen. Telah dimaklumi pula bahwa berkat perkembangan teknologi komputer yang amat pesat, telah lahir suatu ihnu baru yang dikenal dengan istilah infonnatika yang pada intinya menjadikan penanganan informasi dengan menggunakan komputer sebagai fokus analisisnya. Jika pada mulanya komputerdimanfaatkan untuk aplikasi yang sangat terbatas, seperti untuk akuntan, kepegawaian—khususnya pembuatan daftar gaji dan logistik, dewasa ini tidak demikian. Aplikasi komputer sudah mencakup semua aspek administrasi dan manajemen, terutama yang menyangkut proses pengambilan keputusan yang memerlukan perhitungan-perhitungan yang rumit. Kenyataan ini jelas terlihat bukan hanya dalam perangkat keras komputer yang semakin canggih, dalam arti kemampuan mengolah data dan mengerjakan kalkulasi yang semakin rumit dengan kecepatan yang semakin tinggi, akan tetapi juga dalam pengembangan perangkat lunak (dalam bentuk program) yang memungkinkan aplikasi komputer semakin beraneka ragam. Dengan pesatnya perkernbangan informatika tersebut sehingga dapat dikatakan tidak ada lagi segi-segi kehidupan organisasional yang tidak disentuh oleh perkembangan tersebut, tidak hanya organisasi yang berskala besar juga organisasi berskala kecil. Hal-hal yang dikatakan di atas berarti bahwa seorang administrator dan administratist hanya dapat dikatakan sebagai seorang administrator dan administratist yang baik apabila ia memiliki paling sedikit pengetahuan dasar tentang ilmu-ilmu yang disebut di atas. Di samping itu, jika seorang administrator dan administratist memiliki pengetahuan dasar tentang ilmu-ilmu tersebut, ia akan mempunyai pandangan yang luas terhadap masyarakat yang harus dilayani oleh administrasi. Tambahan pula dengan pengetahuan yang demikian ia akan memiliki semakin banyak instrumen4 untuk memecahkan masalah yang dihadapinya dan dengan demi kian kemungkinan besar ia akan dapat menemukan pemecahan yang lebih baik pula. D. Piktor-raktor Ekologis (Lingkungan) dalam Administrasi Administrasi dan manajemen tidak pernah beroperasi dalam suasana kekosongan. Proses administrasi dan manajemen dimaksudkan untuk melayarn masyarakat dalam usaha masyarakat itu memuaskan kebutuhannya. Setiap masyarakat telah mempunyai norma-norma tertentu yang berlaku bagi masyarakat tersebut.

Title Post:
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Author:

Terimakasih sudah berkunjung di blog SELAPUTS, Jika ada kritik dan saran silahkan tinggalkan komentar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

  © Blogger template Noblarum by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP  

ad8d337c32e240c9ae465ea741f05202 submit to reddit