Minggu, 16 Januari 2011

KUALITAS, KUANTITAS, DISTRIBUSI DALAM LOGIKA


Aristoteles membedakan proposisi kategorik berdasarkan kualitas dan kuantitas-nya. Yang dimaksud dengan kualitas proposisi ialah ada-tidaknya hubungan di antara subyek dan predikat. Kalau hubungan itu ada, maka proposisi itu afirrnatif: S :.-~ p. Kalau hubungan itu tidak ada, maka itulah proposisi negatif: S p. Konsep kuantitas itu merupakan salah satu konsep inti dalam sistem logika dan digunakan untuk menemukan bermacam-macam syarat penalaran. Maka perlu ada pengertian yang jelas tentang hal-hal yang berhubungan dengan kuantitas proposisi. Setiap term di dalam proposisi itu menunjuk kepada sebuah konsep, misalnya konsep 3manusia'. Konsep 'manusia itu dikenakan kepada setiap individu yang manusia: si Sarta, si Sarti, si Dani, jantje, Mary, dan seterusnya. 'Manusia' itu bukan si Dani atau John, akan tetapi kumpulan semua individu yang memiliki ciri-ciri tertentu, yaitu: ciri-ciri manusia. Kumpulan dari apa yang memiliki ciri-ciri yang sama itu disebut kelas. Individu-individu yang termasuk kumpulan itu disebut anggota kelas. Si Mary, si John, si Sarti adalah anggota-anggota dari kelas 'manusia'. Si Dani, si Mary, si Sarti semuanya adalah wanita dan merupakan anggota-anggota dari kelas 'wanita'. Yang penting dari konsep kclas ini ialah, bahwa ciri-ciri tertentu dari kelas itu harus jelas, tegas, sehingga dapat ditentukan apa saja yang termasuk kelas itu apa saia yang tidak. Sudah kita ketahui, bahwa konscp itu sclalu terdapat di dalam proposisi, jadi selalu sebagai konsep yang mcmiliki fungsi, baik sebagai subyek maupun predikat. Konsep yang berfungsi itu tidak selalu digunakan untuk menunjuk semua anggotanya. Misalnya dalam proposisi "Parta adalah mahasiswa", konsep 'mahasiswa itu tidak menuniuk kepada semua mahasiswa, akan tetapi hanya kepada seorang saja, yaitu mahasiswa Parta, atau jelasnya: Parta adalah seorang mahasiswa. Dalam hubungan ini Aristoteles menurunkan konsep distribusi. Yang disebut distribusi dari sebuah term ialah sebaran atau penggunaan term yang meliputi semua anggotanya secara individual, satu demi satu, jadi tidak sebagai kelompok. Term yang berdistribusi itu disebut term universal. Term yang tidak berdistribusi hanya meliputi sebagian dari semua anggotanya, yaitu satu atau lebih. Term yang hanya meliputi satu anggotanya saja atau lebih, akan tetapi tidak semuanya, disebut term partikulir. Konsep-konsep 'distribusi', 'universal' dan 'partikulir' itu konsep-konsep yang mengenai jumlah atau kuantitas term, baik term sebagai subyek atau sebagai predikat. Kuantitas subyek itu menentukan kuantitas proposisi: proposisi yang subyeknya universal adalah proposisi universal, yang subyeknya partikulir adalah proposisi partikulir. Semua proposisi tentu universal atau partikulir dan sekaligus tentu iuga negatif atau afirmatif. jadi semua proposisi tentu memiliki ciri kuantitatif dan kualitatif sekaligus. Berdasarkan ciri ganda ini ada empat macam proposisi yang sejak abad pertengalian diberi nama proposisi A, E, I dan O. Proposisi A = proposisi afirmatif universal: Semua S adalah P. Proposisi E = proposisi negatif universal: Semua S bukan P. Proposisi I = proposisi afirmatif partikulir: Sebagian S adalah P. Proposisi 0 = proposisi negatif partikulir: Sebagian S bukan P. Distribusi term di dalam proposisi A, E, I, dan 0 tersebut adalah sebagai berikut: Dalam proposisi universal (A dan E) term subyeknya berdistribusi. Dalam proposisi partikulir (I dan 0) term subyeknya tidak berdistribusi. rial di atas adalah jelas dari penggunaan term-term seperti: semua atau sebagian dan sebagainya, yang juga dapat diketahui dari konteksnya. Dalam proposisi afirmatif, term predikatnya tidak berdistribusi. Misalnya dalam proposisi "Anjing adalah binatang menyusui". Term predikat 'binatang menyusui' di sini artinya: sebagian dari binatang menyusui. Dalam proposisi negatif, term predikatnya berdistribusi. Misalnya: "Apollo itu bukan pencuri". Term predikat pencuri' di sini berarti 'Semua pencuri'. Di antara semua pencuri, Apollo tidak ada. Dalam diagram distribusi term-term dalam proposisi itu.

Title Post:
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Author:

Terimakasih sudah berkunjung di blog SELAPUTS, Jika ada kritik dan saran silahkan tinggalkan komentar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

  © Blogger template Noblarum by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP  

ad8d337c32e240c9ae465ea741f05202 submit to reddit