Selasa, 25 Februari 2014

PENGERTIAN EKSISTENSI

Istilah yang sering dipakai dalam bi­dang filsafat dan psikologi.
Bidang Filsafat mengartikan eksistensi sebagai ada­nya segala sesuatu atau dalam arti sempit adanya pri­badi atau individu. Dalam beberapa tulisan tokoh eksistensialisme, istilah ini tidak terbatas pada ada­nya pribadi atau individu. Contohnya, tulisan Husserl. Di sini istilah eksistensi berarti adanya segala sesuatu, namun ada tokoh eksistensialisme yang mem­batasi arti istilah itu, misalnya Kierkegaard. Eksistensi tulisan Kierkegaard hanya dikhususkan bagi manu­sia. Biasanya, eksistensi selalu dilawankan dengan esensi.

Bidang psikologi mengartikan eksistensi sebagai ke­hidupan, keberadaan, kehadiran. Pokok pemikiran kaum eksistensialis adalah manusia yang terlempar ke dalam eksistensi dan terpaksa menciptakan nilai dan makna kehidupan. Yang menjadi pertanyaan adalah "Apakah yang dialami dan dihayati individu sebagai dimensi, motivasi, makna, kebebasan, dan tanggung jawab eksistensi?"

Kaum eksistensialis ingin mempelajari aspek paling dasar dari kepribadian manusia, ingin menyelami ke­dalaman pengalamannya, dan ingin menjajagi keting­gian kesadarannya. Pemikiran seperti itu menumbuh­kan psikologi eksistensial. Psikologi eksistensial me­nyatakan bahwa setiap orang berhubungan dan ber­gaul secara realitas dengan orang lain. Dari hubung­an dan pergaulan itu timbul kesadaran pribadi yang dapat dikomunikasikan dan dialami bersama orang lain. Sampai sekarang pandangan para psikolog eksis­tensial belum homogen, namun di antara mereka su­dah ada kesamaan pendapat menyangkut gagasan da­sar dan peristilahan.

Title Post:
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Author:

Terimakasih sudah berkunjung di blog SELAPUTS, Jika ada kritik dan saran silahkan tinggalkan komentar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

  © Blogger template Noblarum by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP  

ad8d337c32e240c9ae465ea741f05202 submit to reddit